Cahaya Hati
Seberkas cahaya terangi hati yang luka
Sebuah harapan lahir diantara duka
Mengilhami sebuah kehidupan teruntuk mata hati
Membangkitkan jiwa yang telah mati
Setetes embun kau berikan untukku
Mengobati dahaga dalam sebuah penantian
Datangnya sebuah inspirasi yang hilang dalam angan
Akankah kau tercipta untukku
By Genthong
Thursday, July 24, 2008
Malam
Malam
Malam, kau adalah sahabat ku
kau jadi saksi bisu di dalam hari-hariku
di kala senang dan duka kau setia menemani ku
seolah kau dan aku sepasang kekasih
Kesunyian malam terasa damai di hati
dalam gelap mu disinari bulan dan bintang
engkau menyelimuti jiwa ku yang lelah
didalam keheningan malam mu telah banyak kau cerita kan arti kehidupan
Nyanyian malam mu membuat ku terbuai dalam lamunan
ingin ku nikmati indah nya malam mu
Wahai sang malam lindungilah aku dengan kesunyian mu
semoga kita akan bertemu lagi esok
selamat malam...
By Genthong
Malam, kau adalah sahabat ku
kau jadi saksi bisu di dalam hari-hariku
di kala senang dan duka kau setia menemani ku
seolah kau dan aku sepasang kekasih
Kesunyian malam terasa damai di hati
dalam gelap mu disinari bulan dan bintang
engkau menyelimuti jiwa ku yang lelah
didalam keheningan malam mu telah banyak kau cerita kan arti kehidupan
Nyanyian malam mu membuat ku terbuai dalam lamunan
ingin ku nikmati indah nya malam mu
Wahai sang malam lindungilah aku dengan kesunyian mu
semoga kita akan bertemu lagi esok
selamat malam...
By Genthong
Terlalu Indah
Terlalu Indah
Terlalu indah untuknya yang terkenang
perjalanan cinta yang tak berujung
sepenggal kisah tak akan bermuara
berlayar di tengah luas lautan menunggu penantian
Sebuah hati bersandar di batu karang
terhempas deburan ombak yang memecah
keheningan malam tak pernah berakhir
menyanyikan lagu yang menyayat hati
Bolehkah aku memandangmu tuk sekali ini
Ijinkan aku mendekap dalam belaian kasih mu
saat terakhir dalam waktu ku
Oh kasih...
mungkinkah ini harus terjadi
perpisahan pahit yang harus ku telan
tak kan ada lagi kisah kasih yang indah
Kan ku pendam di lubuk hati sebagai kenangan abadi
seribu hari berlalu sebagai saksi bisu....kisah cinta kita
By Genthong
Terlalu indah untuknya yang terkenang
perjalanan cinta yang tak berujung
sepenggal kisah tak akan bermuara
berlayar di tengah luas lautan menunggu penantian
Sebuah hati bersandar di batu karang
terhempas deburan ombak yang memecah
keheningan malam tak pernah berakhir
menyanyikan lagu yang menyayat hati
Bolehkah aku memandangmu tuk sekali ini
Ijinkan aku mendekap dalam belaian kasih mu
saat terakhir dalam waktu ku
Oh kasih...
mungkinkah ini harus terjadi
perpisahan pahit yang harus ku telan
tak kan ada lagi kisah kasih yang indah
Kan ku pendam di lubuk hati sebagai kenangan abadi
seribu hari berlalu sebagai saksi bisu....kisah cinta kita
By Genthong
Subscribe to:
Posts (Atom)

